Pengalaman Mengaji Al-Qur’an
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Barakallahu fiikum. Semoga Allah senantiasa menjaga Ustadz, memberkahi umur dan ilmu Ustadz, serta menjadikannya ilmu yang bermanfaat bagi umat.
Izin bertanya, Ustadz. Saya sejak usia remaja sekitar usia 13 tahun pernah belajar Al-Qur’an kepada seorang guru tahfidz di wilayah tempat saya tinggal, kemudian sempat terhenti beberapa tahun karena keterbatasan waktu. Alhamdulillah, di usia 20 tahun ini Allah kembali memberikan saya kesempatan untuk melanjutkan mengaji kepada guru yang sama sebagai ikhtiar menjaga kesinambungan belajar dan menumbuhkan kembali kedekatan dengan Al-Qur’an.
Yang ingin saya mohonkan nasihat dari Ustadz, apakah diperbolehkan dan bagaimana pandangan Ustadz jika seorang muslim terus mengaji dan belajar Al-Qur’an kepada guru Al-Qur’an hingga akhir hayatnya? Lalu bagaimana cara menata niat, menjaga adab, dan istiqamah agar proses belajar tersebut tetap bernilai ibadah dan penuh keberkahan di sisi Allah?
Jazakumullahu khairan katsiran atas waktu, ilmu, dan nasihat yang Ustadz sampaikan. Semoga Allah membalas kebaikan Ustadz dengan sebaik-baik balasan, melimpahkan keberkahan dalam dakwah Ustadz, serta menjaga Ustadz dan keluarga dalam lindungan-Nya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.